"Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.", yakobus 3 : 2
Suatu hari sepasang suami istri berjalan melewati sebuah taman rekreasi anak-anak. Di tengah suasana yang ramai karena hiruk pikuk dan tawa canda anak-anak itu, tiba-tiba sang istri menangis. Sang suami bingung dan ia bertanya pada sang istri, "ma, kenapa kamu bersedih, kenapa kok tiba-tiba menangis?". kata sang suami. sang istri pun dengan lembut berkata " pa, andaikan dulu kamu tidak menikahi aku, mungkin keinginanmu untuk mempunyai anak akan tercapai. tapi apa daya, kondisi tubuhku yang sakit-sakitan ini, membuat aku tak bisa memberikan keturunan bagi keluarga kita.". Dengan lembut, sang suami pun berkata, " ma, nobody is perfect."
Saudaraku yang terkasih dalam Kristus, Kitab suci telah mengatakan bahwa kita semua ini tidak ada yang sempurna, sebab kita semua ini banyak salah dalam segala hal. Oleh karena itu, sebagai seorang manusia, hendaknya kita tidak meninggikan hati kita ditengah-tengah sesama kita. Sebab sejatinya kita semua ini sama-sama punya kekurangan. Tapi anehnya, mengapa dalam Yakobus 3 ayat yang kedua dikatakan bahwa barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya ia adalah orang sempurna...? Kalau kita kritisi lebih dalam artinya, kitab suci sebenarnya mengatakan bahwa diantara ketidak sempurnaan manusia ada seorang pribadi yang sempurna! Pertanyaannya, siapakah dia? Jawabannya sangat simple. Dialah Yesus! Ya, Yesuslah satu-satunya pribadi yang sempurna. Nah, sebagai satu-satunya pribadi yang sempurna, oleh karena itu, Dia sanggup menyempurnakan segala ketidaksempurnaan kita seperti rasa marah yang tinggi, rasa egois, rakus, dan lain-lain. Dan, karena Yesus adalah satu-satunya pribadi yang sempurna, maka Dia sanggup untuk memberikan kepada saudara mujizat-mujizat, yang akan menyempurnakan hidup saudara. Amin! Tuhan memberkati.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar