Suatu hari di tengah-tengah taman, tampak seorang kakek yang tua renta sedang menikmati kupu-kupu yang bertebangan di udara. Seorang pemuda yang penasaran dengan si kakek akirnya mendatangi si kakek. "Kek, apakah kakek tidak pernah mengalami tekanan hidup dan kekurangan?" tanyanya sambil tersenyum. Sang kakek pun tertawa sesaat, dan ia berkata " Anak muda, aku sudah hidup 75 tahun lamanya.tekanan dan kekurangan adalah hal yang biasa dalam hidupku. Sebab, apa artinya hal itu, bila aku berjalan bersama Dia, sang pencipta langit dan bumi?"
Jangan kautinggalkan temanmu dan teman ayahmu. Jangan datang di rumah saudaramu pada waktu engkau malang. lebih baik itetangga yang dekat dari pada saudara yang jauh.
(amsal 27 : 10)
Saudaraku yang terkasih dalam Kristus, setiap orang pasti pernah yang mengalami permasalahan, pergumulan hidup, kekurangan atau bahkan kemalangan. Mungkin, ketika kita mengalami hal itu, pandangan kita, dan pemikiran kita langsung tertuju pada satu hal, "oh ya, aku akan pergi ke rumah saudaraku untuk meminta pertolongannya." atau " oh, aku akan menelpon saudaraku, meminta bantuan, tidak mungkin dia akan menolakku, dia kan saudaraku.". Tapi saudara, bila anda saat ini mengalami hal itu, dan anda mulai berpikir demikian, lebih baik anda menghilangkan pemikiran itu, dan beralih pada apa yang Tuhan Yesus inginkan. Di kitab amsal sendiri tertulis, jangan datang di rumah saudaramu pada waktu engkau malang! Mengapa? Sebab Yesus, ingin kita hanya percaya padaNYA. Dia ingin kita dalam segala persoalan kita hanya tertuju padanya. Memohon kasihnya, berseru padaNYA. Oleh karena itu saudara, sebaik apapun saudaramu, sekaya apapun dia, ingatlah Tuhanmu yang di surga lebih baik dan lebih punya segalanya untukmu. Mungkin, terkadang ada saudara yang tidak ikhlas membantu saudaranya, tapi percayalah saudara, Yesus RELA MEMBERIKAN SEMUA untukmu! Buktinya sudah nyata. NyawaNYA Ia berikan untuk tebus dosa-dosa kita di kayu salib. ingatlah itu saudaraku. Tuhan Yesus memberkati!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar