Minggu, 30 Desember 2012



Seluruh Redaksi YESUS JAGOANKU! Mengucapkan

SELAMAT TAHUN BARU 2013

Semoga Kasih Yesus Semakin Menguatkan Kita untuk Menjalani Tahun mendatang.

GOD BLESS US! 

Jangan Lupakan Tuhan!






Di sebuah desa, hiduplah seorang kakek tua bersama dengan cucunya. Suatu ketika sang kakek ingin pergi ke kota untuk mencari nafkah. Karena tidak ingin terlambat maka dia segera bangun pagi-pagi dan segera pergi ke pelabuhan untuk berlayar ke kota. Sebelum dia pergi tiba-tiba cucunya berteriak memanggil kakeknya. Sang kakek yang khawatir dengan keadaan cucunya segera berlari kembali ke rumah. "Ada apa?" katanya dengan nada bingung. "Kek, sudahkah kakek berdoa kepada Tuhan Yesus sebelum berangkat? Apakah kakek sudah minta ijin padaNYA untuk pergi ke kota?"

Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu."

(Yakobus 4 : 15)

Saudaraku, ada orang yang berkata, Time is money. Ada juga yang berkata, Tak ada uang abang tak disayang. Saudaraku yang terkasih dalam Yesus Kristus, apakah perkataan-perkataan seperti itulah yang menjadikan kita manusia seringkali berbuat cepat-cepat tanpa berpikir dulu, apakah Tuhan menghendaki, mengijinkan apa yang kita lakukan? Saudara, karena perkataan Time is money, kita seringkali cepat-cepat untuk mengambil keputusan dan bertindak sesuatu hal yang sebenarnya belum tentu baik bagi kita. Karena perkataan orang seperti tak ada uang abang tak disayang misalnya, kita jadi memprioritaskan uang dalam segala hal. Sudah, tidak usah tanya Tuhan, pokoknya ada kesempatan dapat uang langsung diambil, sekalipun kita tidak tahu itu halal atau tidak. Saudara, tahukah kita bahwa hal seperti ini yang Tuhan Yesus tidak suka? Apa buktinya Tuhan tidak suka? Saudara dapat melihat di Yakobus ayat yang ke 16, "Tetapi sekarang kamu memegahkan diri dalam congkakmu, dan semua kemegahan yang demikian adalah salah
Tuhan sendiri sudah berkata, jika kita bertindak sesuatu hal tanpa tanya Tuhan artinya kita congkak, dan itu adalah perbuatan yang salah. Lalu, apa yang terjadi jika kita terus-menerus bertindak tanpa tanya Tuhan lebih dulu? kita lihat di ayat ke- 14 pasal 4 pada kitab Yakobus "sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap." Jadi, yang akan terjadi kalau kita melakukan hal itu adalah kehidupan kita itu tidak akan baik malah buruk. Tadinya misalnya kita cepat-cepat bangun, ingin cepat-cepat kerja biar dapat uang. Tanpa doa dulu, tanpa tanya Tuhan. Eh, ternyata yang terjadi di kantor adalah kita malah rugi besar. Jadi, ingat saudara, jika engkau ingin hidupmu baik, sukses,  tanya Tuhan dalam segala perbuatan yang ingin engkau lakukan! Jangan pernah lupakan Tuhan dalam segala hal di hidupmu, sebab Dia lah Tuhan Yesus yang menjadi pemilik hidup kita. Tuhan memberkati.

Sabtu, 29 Desember 2012

Mari menyanyi!

Kalau Mau Tumbuh

Baca kitab suci doa tiap hari...doa tiap hari..doa tiap hari...
Baca kitab suci... doa tiap hari kalau mau tumbuh...

Reff : 
Kalau mau tumbuh... kalau mau tumbuh.... Glory halleluya!
baca kitab suci doa tiap hari kalau mau tumbuh...

Dia sanggup menolong kita



Suatu hari seorang muda mengunjungi seorang anak kecil yang asik bermain di sebuah lapangan. Saat anak muda itu asik melihat anak kecil yang bermain dengan riang, tiba-tiba anak itu terjatuh ketika menendang bola sepak. Sang pemuda itu pun segera berlari hendak menolong anak itu. Ketika dia sudah sampai di dekat anak itu, dia bukannya malah menolong tapi terkejut. Karena anak itu sama sekali tidak menangis sekalipun kakinya berdarah. Sang pemuda yang terheran pun bertanya pada sang anak : " Dik, mengapa kamu tidak menangis? bukankah lukamu itu sakit?". Anak kecil itu tersenyum dan berkata, " Memang sakit, tapi saya tau bahwa Tuhan Yesus dulu lebih sakit ketimbang sakitnya saya ini, dan saya tau, Dia sanggup menyembuhkan saya dengan obat merah nanti" 

Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan,maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai."

(Ibrani 2 : 18)
Saudaraku yang terkasih dalam Kristus, seringkali kita merasa takut, cemas, gelisah, ataupun sampai sedih yang berlarut-larut ketika kita sedang terjerat dalam sebuah permasalahan. Mungkin yang membuat kita merasakan hal itu karena kita merasa bahwa permasalahan yang kita alami itu melebihi batas kemampuan kita. Saudara, jika saat ini anda sedang menghadapi sebuah permasalahan, hari ini Yesus membawa kabar baik bagi anda. Kabar baiknya adalah bahwa Ia sanggup untuk menolong anda. Sebesar apapun permasalahan anda, serumit apapun permasalahan anda, Tuhan sanggup menolong anda! Mengapa Tuhan Yesus sanggup menolong kita? Seperti yang dikatakan di ayat ibrani diatas, dia sanggup menolong kita karena dia sendiri sudah merasakan penderitaan yang kita alami! Bahkan apa yang Dia rasakan berkali-kali lipat lebih sakit dari apa yang anda alami. Oleh karena Yesus sudah mengalaminya, Dia tahu semua jalan keluar yang terbaik dari segala permasalahan yang ada. Percayalah saudara Yesus adalah Tuhan yang baik! Dia tidak pernah meninggalkan kita! Dalam keadaan apapun, mau kita jatuh miskin, gagal, sukses, dia selalu ada bersama kita! Jadi, JANGAN TAKUT akan masalah anda, sebab anda tidak sendiri dalam menghadapi permasalahan! Sebab Yesus juga sudah merasakannya. Hari, ini katakan pada masalah anda, Hai masalah AKU PUNYA TUHAN YANG BESAR! Semoga hal ini dapat memberkati anda.Amin



Yesusku BESAR, Dia mengatasi semua masalah!
Yesusku BESAR! Tak terbatas kuasaNYA!
Yesusku BESAR! Tiada yang mustahil bagi Dia!
Yesusku BESAR! DIALAH YANG TERBESAR!

(potongan lagu Jeffry S Tjandra)

Jumat, 28 Desember 2012

Jangan membedakan!

Suatu ketika saya bertanya kepada anak saya, " Sin, jika kamu sudah besar nanti, laki-laki seperti apa yang menjadi tipe idamanmu, untuk menjadi pendampingmu?". Anak saya pun tersenyum dan berkata, " Pastinya yang pertama seiman ma, cinta Tuhan, yang kedua, ya pasti harus kaya, kalau bisa pengusaha."


dan kamu menghormati orang yang berpakaian indah itu dan berkata kepadanya: "Silakan tuan duduk di tempat yang baik ini!", sedang kepada orang yang miskin itu kamu berkata: " Berdirilah di sana!" atau: "Duduklah di lantai ini dekat tumpuan kakiku!", bukankah kamu telah membuat pembedaan di dalam hatimu dan bertindak sebagai hakim dengan pikiran yang jahat? 

(yakobus 2 : 3-4)


Saudaraku yang terkasih dalam Kristus. Sebelum hari ini kita membahas bersama, mengupas firman Allah, mari kita melihat dulu ilustrasi yang telah tercantum di atas. Di gambar itu telah terlihat perbedaan yang jauh dari orang kaya (yang berdiri di tanah hijau) dan orang miskin (yang berada di tanah sebrangnya). Kalau kita lihat, sangat mengenaskan sekali bahwa ternyata memang di dunia ini ada perbedaan jauh anatara si kaya dan si miskin. Saudara, perbedaan itu terjadi bukan karena Tuhan yang menciptakan. Lalu, kita munkin bertanya, siapa dong yang menciptakan perbedaan itu? Kalau kita cermati dari ayat Yakobus diatas, maka kita akan sadar bahwa sejatinya kita sendirilah yang menciptakan perbedaan itu diantara sesama kita. Bukankah yang tertera di ayat yakobus itu benar? Bahwa seringkali pada orang kaya yang bertamu di rumah kita kita langsung senang, bahkan kalau perlu pakai baju yang indah, pakai parfum yang wangi. Sedangkan pada orang miskin yang datang meminta-minta dekat rumah kita, kita langsung marah dang mengusir dia. Saudara, kenapa kita harus melakukannya? Saudara ingatkah kita bahwa Tuhan menciptakan manusia itu sederajat? Tuhan Yesus saja, pencipta manusia tidak membuat perbedaan diantara kita! Semua orang dijadikannya dengan kasihnya, dan diberi cinta yang sama, mengapa kita manusia yang bukan pencipta, membeda-bedakan? Bukankah kita sudah bertindak jahat? Ingat saudara, bahwa dengan melakukan pembedaan kita telah menjadi hakim dengan pikiran yang jahat, seperti yang dikatakan di surat yakobus itu. Maka, marilah kita bertobat! Tuhan Yesus memberkati!

Hanya YESUS!






Suatu hari di tengah-tengah taman, tampak seorang kakek yang tua renta sedang menikmati kupu-kupu yang bertebangan di udara. Seorang pemuda yang penasaran dengan si kakek akirnya mendatangi si kakek. "Kek, apakah kakek tidak pernah mengalami tekanan hidup dan kekurangan?" tanyanya sambil tersenyum. Sang kakek pun tertawa sesaat, dan ia berkata " Anak muda, aku sudah hidup 75 tahun lamanya.tekanan dan kekurangan adalah hal yang biasa dalam hidupku. Sebab, apa artinya hal itu, bila aku berjalan bersama Dia, sang pencipta langit dan bumi?"

Jangan kautinggalkan temanmu dan teman ayahmu. Jangan datang di rumah saudaramu pada waktu engkau malang. lebih baik itetangga yang dekat dari pada saudara yang jauh.
(amsal 27 : 10)

Saudaraku yang terkasih dalam Kristus, setiap orang pasti pernah yang mengalami permasalahan, pergumulan hidup, kekurangan atau bahkan kemalangan. Mungkin, ketika kita mengalami hal itu, pandangan kita, dan pemikiran kita langsung tertuju pada satu hal, "oh ya, aku akan pergi ke rumah saudaraku untuk meminta pertolongannya." atau " oh, aku akan menelpon saudaraku, meminta bantuan, tidak mungkin dia akan menolakku, dia kan saudaraku.". Tapi saudara, bila anda saat ini mengalami hal itu, dan anda mulai berpikir demikian, lebih baik anda menghilangkan pemikiran itu, dan beralih pada apa yang Tuhan Yesus inginkan. Di kitab amsal sendiri tertulis, jangan datang di rumah saudaramu pada waktu engkau malang! Mengapa? Sebab Yesus, ingin kita hanya percaya padaNYA. Dia ingin kita dalam segala persoalan kita hanya tertuju padanya. Memohon kasihnya, berseru padaNYA. Oleh karena itu saudara, sebaik apapun saudaramu, sekaya apapun dia, ingatlah Tuhanmu yang di surga lebih baik dan lebih punya segalanya untukmu. Mungkin, terkadang ada saudara yang tidak ikhlas membantu saudaranya, tapi percayalah saudara, Yesus RELA MEMBERIKAN SEMUA untukmu! Buktinya sudah nyata. NyawaNYA Ia berikan untuk tebus dosa-dosa kita di kayu salib. ingatlah itu saudaraku. Tuhan Yesus memberkati!


Serahkanlah kekuatiranmu saat ini juga pada Tuhan Yesus






Maka engkau akan merasa bahagia 


Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.
(matius 11 : 28)